• No se han encontrado resultados

Jaringan Komputer

N/A
N/A
rindaaul utamii

Academic year: 2022

Share "Jaringan Komputer"

Copied!
19
0
0

Texto completo

(1)

JARINGAN KOMPUTER

SESSION LAYER

(2)

Kelompok 5

Rumaisha Nursholihatunnisa 201343501189

Cindy Agustin 201343501184

Rizky Prihatini 201343501185

Isyana Desy Mulyasari 201343501191

Maulia Fitria 201343501212

(3)

PENDAHULUAN

Pada dasarnya komputer membentuk komunikasi dengan cara yang hampir sama dengan manusia. Dari pemberian salam hingga proses komunikasi terhenti.

Keseluruhan proses tersebut menghasilkan hubungan antar piranti yang memastikan terjadinya dialog yang teratur.

(4)

PENDAHULUAN

Begitu juga dengan komunikasi data, komputer dan manusia mengadakan komunikasi formal untuk pertukaran data secara kompleks dan informal untuk tujuan khusus. Keduanya mengikuti protokol-portokol yang memungkinkan para pelaku bertukar informasi secara teratur.

(5)

BENTUK LAPISAN OSI

Session Layer adalah Layer 5 dari tujuh lapisan model OSI dari jaringan komputer.

Lapisan session bertanggung jawab untuk mengendalikan dialog antar node.

1. Physical 1. Physical 2. Data Link 2. Data Link 3. Network 3. Network 4. Transport 4. Transport 5. Session 5. Session

6. Presentation 6. Presentation 7. Application 7. Application

(6)

PEMBAHASAN

Lapisan Session mengizinkan para penguna untuk menetapkan session dengan penguna lain, sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna Log ke Remote time sharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin ke mesin lainnya.

(7)

PEMBAHASAN

Sebuah layanan lapisan session melaksanakan pengendalian dialog, memungkinkan lalu lintas bergerak dalam dua arah pada suatu saat atau hanya satu arah saja, lapisan session membantu untuk menentukan giliran yang berhak mengunakan saluran pada suatu saat yang disebut dengan Manajemen Token.

(8)

PEMBAHASAN

Untuk mengatur aktivitas ini, lapisan session menyediakan token-token yang dapat digilirkan untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak melakukan operasi pada saat yang sama, sehingga hanya pihak-pihak tertentu yang diizinkan melakukan operasi kritis.

Layanan lapisan session lainnya adalah sinkronisasi, jadi pada dasarnya lapisan session bertugas mengontrol kerja sama antar komputer yang sedang berkomunikasi.  

(9)

Fungsi Session Layer

Untuk melaksanakan pengendalian dialog.

Manajemen token

(Token Management).

Sinkronisasi

(Synchronization).

(10)

Layanan Session Layer

1.

Manajemen token (Pembentukan dan pemutusan hubungan antara dua entitas presentasi).

2.

Sinkronisasi (Mengatur pertukaran data, menentukan batas dan melakukan sinkronisasi operasi data antar dua entitas presentasi pada lapisan diatasnya).

(11)

Protokol dan Interface yang terdapat pada Session Layer

NETBIOS ( Netbios Extended User Interface)

PAP ( Printer Access Protocol )

NETBEUI

Network File System (NFS)

Structured Query Language (SQL)

Remote Procedure Call (RPC)

X Window

AppleTalk Session Protocol (ASP)

(12)

Mode Dialog Dalam Session Layer

Simplex : komunikasi satu arah.

Half-duplex : komunikasi dua arah bergantian.

Full-duplex : komunikasi dua arah bersamaan.

(13)

Setiap session pada proses

komunikasi terdiri dari tiga fase:

Pembentukan Hubungan, node

membentuk kontak dan menyepakati aturan-aturan komunikasi.

Pemindahan data, node-node dipakai untuk dialog pertukaran data.

Pemutusan hubungan.

(14)

Komputer dapat melakukan multiple sessions dengan beberapa komputer lain.

(15)

Komputer dapat

melakukan multisession.

(16)

Session Layer juga menyediakan mekanisme untuk membuka, menutup dan mengelola sebuah sesi antara pengguna akhir proses aplikasi, yaitu dialog semi-permanen. Sesi komunikasi terdiri dari permintaan dan tanggapan yang terjadi antara aplikasi. Sesi layanan Layer biasa digunakan dalam lingkungan aplikasi yang menggunakan prosedur terpencil panggilan (RPCs).

(17)

Contoh dari protokol Layer Session adalah protokol OSI Layer Session Protocol, juga dikenal sebagai X.225 atau ISO 8.327.

Dalam kasus kehilangan sambungan protokol ini mungkin mencoba untuk memulihkan koneksi. Jika sambungan tidak digunakan dalam waktu yang panjang, Lapisan Protokol Sidang mungkin akan menutup dan membukanya kembali.

Menyediakan baik untuk full-duplex atau half-duplex operasi dan menyediakan poin sinkronisasi dalam arus pesan yang dipertukarkan.

(18)

Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan Session dengan pengguna lainnya. Sebuah Session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu.

Sebuah Session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin ke mesin lainnya.

(19)

KESIMPULAN

Session Layer adalah Layer 5 dari tujuh lapisan model OSI dari jaringan komputer. Lapisan session bertanggung jawab untuk mengendalikan dialog antar node.

Lapisan Session mengizinkan para penguna untuk menetapkan session dengan penguna lain, sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna Log ke Remote time sharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin ke mesin lainnya.

Referencias

Documento similar

Model berbasis akrual agregat (aggregate accruals) merupakan model yang digunakan untuk mendeteksi aktivitas rekayasa dengan menggunakan discretionary

Dapat dipahami bahwa produksi ialah suatu aktivitas yang dilakukan untuk mengubah input menjadi output atau dapat dipahami dengan kegiatan untuk menambah nilai

Untuk koneksi internet digunakan USB Modem dan akses internet dapat dilakukan dari Laptop Client dengan beberapa IP address tidak dapat diakses/diblokir.. FTP

Penis pria berbentuk batang dan merupakan organ untuk senggama bagi pria yang berfungsi untuk menyalurkan cairan mani (semen) yang mengandung sel-sel spermatozoa ke dalam

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik kopling pada kristal fotonik 2D dengan cacat simetris di sekitar sebuah kanal pandu gelombang dan

An incremental level of skill in the forgeries was consid- ered during the acquisition of each session, resulting in four different scenarios (see Figure 4): Skill level 1 in session

Finally, future work and conclusions are exposed. The research work described in this Dis- sertation has led to novel contributions which are mainly focused on three areas, namely,

--Regarding information, the initial general data were differentiated (at the beginning of the session on informing at the general level concerning the content of the session and