• No se han encontrado resultados

CONCLUSIONES

In 2008 corporate secretary has conducted the follow-ing work programs:

1. Preparing corporate documents related to the its obligation as a going-public company, annual re-port and periodical finance statement;

no. nomor surat/ no. tanggal/

Date Ditujukan/

For Perihal/Subject

1 KP. 1056/ES/2/2008 25-Jan-08 BEI Penjelasan Berita tanggal 21 Januari 2008 di Bisnis Indonesia Explanation of item dated January 21, 2008 at Bisnis Indonesia 2 KP. 1002/ES/08/2008 31-Jan-08 BEI Penjelasan Berita tanggal 24 dan 28 Januari 2008

Explanation of item dated January 24 and 28, 2008

3 KP. 1059/ES/11/2008 26-Mar-08 BAPEPAM - LK Penyampaian Laporan Keuangan Audited PT. Kimia Farma Tbk Tahun Buku 2007 Presentation of 2007 Audited Financial Statement of PT Kimia Farma, Tbk 4 KP. 1056/ES/12/2008 27-Mar-08 BAPEPAM - LK Penyampaian Bukti Iklan Laporan Keuangan Audited KAEF Tahun Buku 2007

Presentation of Advertising on 2007 Audited Financial Statement 5 KP. 2002/ES/25/2008 25-Apr-08 BEI Penjelasan Berita “KAEF Perbesar Right Issues”

Explanation of Item “KAEF extends Right Issues”

6 KP. 1059/ES/19/2008 28-Apr-08 BAPEPAM - LK Penyampaian Bukti Iklan Pemberitahuan RUPS PT. Kimia Farma Tbk.

Presentation of Advertising on PT Kimia Farma, Tbk Shareholders Meeting (RUPS) 7 KP. 1059/ES/20/2008 29-Apr-08 BEI Penyampaian Laporan Triwulan I tahun 2008

Presentation of 2008 Quarter I Report

8 KP. 1059/ES/25/2008 30-Apr-08 BAPEPAM - LK Laporan Annual Report KAEF Tahun Buku 2007 2007 KAEF Annual Report

9 KP. 1000/ND/29/2008 12-May-08 BAPEPAM - LK Penyampaian Bukti Iklan Panggilan RUPS

Presentation of Advertising on Shareholders Meeting (RUPS) 10 KP. 1008/EN/32/2008 13-May-08 BEI Penyampaian Bukti Iklan Panggilan RUPS

Presentation of Advertising on Shareholders Meeting (RUPS) 11 KP 1002/END/33/2008 13-May-08 BEI Penjelasan Kenaikan Jumlah Kewajiban per 31 Desember 2007

Explanation of the increase in Liabilities per December 31, 2007 12 KP. 1008/ESZ/35/2008 15-May-08 BEI Penjelasan Berita Perseroan di Media Massa

Explanation of item about the company in Mass Media 13 KP. 1019/EZN/38/2008 29-May-08 BEI Penyampaian Hasil Keputusan RUPS Tahun 2008

Presentation of decision making on Shareholder Meeting (RUPS) Year 2008 14 KP. 1059/EZN/30/2008 29-May-08 BAPEPAM - LK Penyampaian Hasil RUPS Tahun Buku 2007

Presentation of decision making on Shareholder Meeting (RUPS) Year 2007 15 KP. 1059/EZN/31/2008 29-May-08 BAPEPAM - LK Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPS Tahun Buku 2007

Presentation of Advertising on RUPS consensus Year 2007 16 KP. 1019/EZN/39/2008 30-May-08 BEI Koreksi Hasil Keputusan RUPS Tahun 2008

Correction on decision making about RUPS Year 2008

17 KP.1056/EZN/32/2008 2-Jun-08 BEI Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPS Tahun Buku 2007 Koreksi Presentation of Corrected Advertising on RUPS consensus Year 2007 18 KP.1059/EZN/34/2008 6-Jun-08 BEI Penjelasan Berita Mengenai Perseroan

Explaination of Item about the Corporate

19 KP.1056/EZN/40/2008 29-Jul-08 BAPEPAM - LK Laporan Keuangan Semester I Tahun 2008 Konsolidasi tanggal 30 Juni 2008 First Semester of 2008 Financial Statement, Consolidated on June 30, 2008 20 KP.1056/ES/42/2008 31-Jul-08 BEI Bukti Iklan Laporan Keuangan 30 Juni 2008

Presentation of Advertising on Financial Statement, June 30, 2008 21 KP. 1019/EZN/74/2008 27-Aug-08 BEI Penyampaian Akta Risalah RUPS KAEF tanggal 27 Mei 2008

Presentation of KAEF Shareholders Meeting (RUPS) Dissertation dated May 27, 2008

22 KP. 1002/SA/83/2008 13-Oct-08 BEI

Penyampaian Keterbukaan Informasi sehubungan dengan rencana pembelian kembali saham PT. Kimia Farma Tbk. 13 Oktober 2008

Open Presentation about information in regard to buying back PT Kimia Farma, Tbk shares, October 13, 2008

23 KP. 1002/SA/84/2008 13-Oct-08 BAPEPAM - LK

Penyampaian Keterbukaan Informasi sehubungan dengan rencana pembelian kembali saham PT. Kimia Farma Tbk. 13 Oktober 2008

Open Presentation about information in regard to buying back PT Kimia Farma, Tbk shares, October 13, 2008

24 KP. 1008/ESZ/96/2008 29-Oct-08 BEI Laporan Keuangan Triwulan III Tahun 2008 Third Quarterly Financial Statement Year 2008

25 KP.1059/EZN/57/2008 4-Dec-08 BEI Rencana Penyelenggaraan Publik Expose 18 Desember 2008 Plan of Organizing Public Expose, December 18, 2008 26 KP.1089/EZN/59/2008 16-Dec-08 BEI Materi Public Expose tanggal 18 Desember 2008

Material for Public Expose, December 18, 2008 27 KP. 1089/ENZ/106/2008 22-Dec-08 BEI Laporan Pelaksanaan Public Expose tahun 2008

Report of Public Expose Implementation Year 2008

Tata Kelola Perusahaan

Corporate Governance

in ves tor dengan fokus pada pengelolaan website kor porat dengan fokus prioritas kepentingan in-vestor.

2. Mengelola ketersediaan akses informasi bagi stake-holders (selain investor) dengan menyediakan in-for masi publik yang diminta oleh stakeholder.

3. Mengelola kewajiban terhadap ketentuan trans-paransi dan keakuratan informasi dengan menyiap-kan dokumen perusahaan terkait dengan kewa-jiban sebagai perusahaan terbuka (annual report dan laporan keuangan periodik).

4. Mengelola kepatuhan kepada peraturan per un-dang-undangan pasar modal.

5. Menyelenggaraan RUPS dan rapat lainnya.

6. Mengelola komunikasi internal melalui penerbitan bulletin internal dengan mekanisme komunikasi dua arah.

7. Mengelola image building program upaya kompre-hensif networking dengan para stakeholder (jurnalis, asosiasi, pemerintah, karyawan, pemegang saham, pelanggan).

8. Mengelola kegiatan support manajemen salah sa-tunya dengan melaksanakan event korporat den-gan berkoordinasi secara lintas sektoral.

9. Pelaksanaan pengembangan profesi melalui pro-gram pelatihan dan keikutsertaan aktif di organ-isasi Humas BUMN, Emiten, Wartawan, dsb.

10. Berperan aktif dalam pelaksanaan sosialisasi GCG mencakup visi, misi dan nilai-nilai perusahaan di internal perusahaan dan lainnya.

11. Berperan aktif dalam rencana pemerintah untuk menghidupkan industri farmasi BUMN.

Komite audit

Sesuai dengan piagamnya, komite audit memiliki tugas antara lain sebagai berikut:

1. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan serta hasil

au-In 2009 corporate secretary will follow the following programs:

1. Managing the availability of communication ac-cess to investors with the focus on managing the corporate’s website with investors’ needs being the priority.

2. Managing the availability of access to information for stakeholders (besides investors) by providing public information asked by the stakeholders.

3. Managing things related to transparency and ac-curacy of information by preparing corporate documents related to company’s obligations as going-public company (annual report and periodi-cal financial statement).

4. Seeing that the company follows laws and regula-tions of stock exchange.

5. Managing shareholders meeting and other meet ings.

6. Managing internal communication by publishing internal bulletin with two-way communication mechanism.

7. Managing image building program to ensure comprehensive networking with the stakehold-ers (journalists, association, the government, employees, shareholders, customers).

8. Managing support management activities; one of which is corporate event coordinating inter-de-partmental communication to achieve cost effec-tiveness.

9. Administering professional development through training programs and active participation and communication with CS organizations of SOEs, emitter, journalists and others.

10. Playing active role in the GCG socialization cover-ing vision and mission as well as the values within internal corporate and other related issues.

11. Playing active role in government’s plan to merge SOEs in pharmaceutical industry.

audit Committee

an dan permasalahannya.

5. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris sebagai bahan pengkajian bersama Direksi dan Auditor Internal.

6. Melakukan penelaahan atas ketaatan per usa haan terh-adap peraturan perundang-undangan.

Sepanjang tahun 2008, Komite Audit telah melaksana-kan sebagai berikut:

1. Mengikuti proses penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk Audit Laporan Keuangan Perusahaan beserta Anak Perusahaan serta audit atas Pen-gelolaan Kemitraan Bina Lingkungan tahun buku 2008;

2. Memantau pelaksanaan audit operasional dan keuangan;

3. Membahas temuan temuan audit yang signifikan;

4. Melakukan penelaahan dan pembahasan terhadap Laporan Auditor Independen atas Laporan Keuan-gan Konsolidasi untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008.

Berikutnya Komite Audit telah merekomendasikan ke-pada Dewan Komisaris atas beberapa hal yang perlu dilaksanakan oleh Direksi, yaitu:

1. Melakukan usaha-usaha pemanfaatan sumber daya secara optimal dalam rangka peningkatan ki ner ja berbagai lini di Kimia Farma;

2. Mengupayakan manajemen kas yang sehat dan tepat untuk memaksimalkan penggunaan kas;

3. Menata sistem informasi secara terpadu untuk me-wujudkan proses bisnis yang efektif dan efisien;

4. Meningkatkan efektifitas Sistem Pengendalian In-teren secara kesinambungan dengan mengembang-kan lingkungan pengendalian yang kondusif guna mem berikan jaminan yang memadai atas pencapa-ian tujuan perusahaan;

5. Mengimplementasikan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik dan manajemen risiko secara konsisten.

Profil Komite audit

Pada saat ini Kimia Farma memiliki tiga anggota komite audit dimana salah satunya merangkap sebagai ketua,

4. Providing input for the board of commissioners as material for analysis with the board of directors and external auditor, related to annual financial statement.

5. Providing input to the board of commissioners as material for analysis with the board of directors and external auditor.

6. Conducting analysis to see whether the company has always followed the laws.

In 2008, Audit Committee has done the following:

1. Be involved in the appointment of Public Accoun-tant Office for auditing Financial Statement of the company and its subsidiary, and for auditing Com-munity Development Partnership Management of 2008 fiscal year;

2. Monitor the operational and financial audit;

3. Discuss any significant audit findings;

4. Check and discuss Independent Audit Report on Consolidated Financial Statement per December 31, 2008.

Audit Committee has sent their recommendations to the board of commissioners concerning several issues that the board of directors needs to follow up. The rec-ommendations are:

1. Making efforts to optimize natural resources for the company’s performance improvement;

2. Making efforts to achieve healthy and on-target cash management to maximize cash flow;

3. Managing integrated information system that leads to effective and efficient business process;

4. Improving the effectiveness of continuous Internal Control System by developing conducive control environment to ensure the achievement of com-pany’s targets;

5. Implementing good corporate governance and consistent risk management.

Tata Kelola Perusahaan

Corporate Governance

berikut ini profil dari ketiga anggota komite audit Kimia Farma.

effenDi ranGKUti, sH Ketua Komite Audit

Lahir di Padang Sidempuan, Sumatera Utara pada

tanggal 26 Juni 1947. Lulus AKABRI tahun 1970 dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal TNI (Purn). Pada tahun 1992, berhasil meraih gelar Sarjana Hukum dari Sekolah Tinggi hu-kum dan Militer, selanjutnya pada tahun yang sama, juga berhasil menyelesaikan pendidikan di Universitas Jenderal Achmad Yani dengan spesialisasi Manajemen Industri. Pernah men-jadi kuasa pemegang saham Panglima TNI di PT Manunggal Air Service. Menjabat sebagai Ketua Komite Audit perseroan sejak tanggal 2 September 2004.

roBertH GoniJaYa Anggota Komite Audit

Menyelesaikan pendidikan terakhir di Univer-sity of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat dengan memperdalam ilmu keuangan.

Sebelumnya pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dan lulus pada tahun 1995. Pegawai negeri sipil pada Sekretariat Inspektorat Jenderal Departemen Keuangan yang juga aktif mengajar di be-berapa perguruan tinggi di Jakarta. Diangkat menjadi anggota Komite Audit PT Kimia Farma (Persero)Tbk., sejak tanggal 2 September 2004.

DanriVanto BUDHiJanto Anggota Komite Audit

Menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum

Profile of audit Committee

At present there are three capable individuals sit-ting at Kimia Farma Audit Committee where one of them acts as the Chairperson. Below are the profiles of the three members of the committee.

effenDi ranGKUti, sH Audit Committee Chairman

He was born in Padang Sidempuan, North Su-matera on June 26, 1947. He graduated from Indonesian Military Academy in 1970, and the last rank he had in the military is Major General TNI (Ret.). In 1992 he eared his Law degree from Sekolah Tinggi Hukum dan Militer, followed by his earning his degree in Industrial Manage-ment from Jenderal Achmad Yani University.

He was chargé d’affaires of TNI Commander for Indonesian Military’s shares in PT Manunggal Air Service. He has held the position of Chair-man of Audit Committee since September 2, 2004.

roBertH GoniJaYa Audit Committee Member

He finished his higher education in University of Illinois at Urbana-Champaign, USA special-izing in monetary. Before, he studied at Seko-lah Tinggi Akuntansi Negara and graduated in 1995. He worked as civil servant at Inspec-torate General Secretariat of Finance Depart-ment while actively taught at several institutes in Jakarta. He was appointed member of Audit Committee of PT Kimia Farma (Persero) Tbk. on September 2, 2004.

Universitas Padjadjaran, Bandung dengan mengambil spesialisasi Hukum Internasional dan kemudian memperdalam ilmu hukum di The John Marshall Law School, Chicago, Amer-ika SerAmer-ikat. Disamping aktif menulis di media masa dan mengajar di almamaternya, saat ini merupakan peneliti utama pada Indonesian Center of Air & Space Law. Sejak 2 September 2004 diangkat menjadi anggota Komite Audit PT Kimia Farma (Persero) Tbk.

Komite Good Corporate Governance (GCG) Komite ini melakukan koordinasi

pelaksan-aan GCG di dalam pengelolpelaksan-aan perseroan. Sejak Kimia Farma berdiri, berbagai prinsip telah diaplikasikan dan memiliki dasar dan tujuan yang sama dengan praktek yang saat ini dikenal dengan istilah Tata Kelola Perusa-haan yang baik (Good Corporate Governance (GCG)) Seiring dengan kompleksitas dan perjalanan usa-ha, maka Kimia Farma telah mengembangkan prin-sip-prinsip dasar tersebut dengan tujuan men ciptakan budaya perusahaan yang kokoh, efektif dan mening-katkan penerapan praktek GCG yang baik. Sehingga Perseroan dapat mencapai tingkat pertumbuhan yang lebih baik di masa mendatang dan menumbuhkan rasa kebanggaan bagi semua karyawan sebagai insan Kimia Farma.

Profil Komite GCG

Pada saat ini, Kimia Farma memiliki tiga anggota komite GCG dimana salah satunya merangkap sebagai ketua,

DanriVanto BUDHiJanto Audit Committee Member

He finished his Law school in Padjadjaran Uni-versity, Bandung specializing in International Law. He then continued his study at The John Marshall Law School, Chicago, USA. Besides ac-tively writing for mass media and teaching, he is also one of the senior researchers at Indone-sian Center of Air & Space Law. On September 2, 2004 he was appointed member of Audit Committee of PT Kimia Farma (Persero) Tbk.

Committee of Good Corporate Governance (GCG) This committee coordinates the GCG implementation in the corporate management. Since the establishment of PT Kimia Farma, a number of principles have been applied and have the same fundamental and purpose as the today’s common practice known as Good Corpo-rate Governance.

In line with the business journey and all the complexi-ties being experienced, PT Kimia Farma has developed the fundamental principles to create cultural fit in the company which is solid, effective with the good imple-mentation of Good Corporate Governance. Thus, the company can reach the better level of growth in the future. This, furthermore, has the potential to increase a sense of belonging and proud to all the employees at Kimia Farma.

Tata Kelola Perusahaan

Corporate Governance

berikut ini profil dari ketiga anggota komite GCG Kimia Farma.

DanDossi matram Ketua Komite GCG

Dandossi Matram menjalani pendidikan di berbagai

bidang pada beberapa institusi pendidikan terkemuka antara lain: Sekolah Tinggi Akun-tansi Negara dan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dengan spesialisasi di bidang keuan-gan dan pemasaran. Beberapa kualifi kasi pro-fessional telah diraih antara lain Licensed Un-derwriter Representative oleh Bapepam. Beliau juga pernah menjabat sebagai Corporate Sec-retary di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. pada tahun 2002. Selama menjalani karirnya, beliau sangat aktif di berbagai keanggotaan profes-sional seperti Masyarakat Profeprofes-sional Madani dan Anggota Forum Corporate Governance Indonesia (FCGI) serta Asosiasi Emiten Indone-sia dan beberapa asoIndone-siasi ternama lainnya di lingkungan Pasar Modal Indonesia. Sebelum diangkat sebagai Komisaris Independen di PT.

Kimia Farma (Persero) Tbk., beliau tercatat se-bagai Corporate Affairs Manager di PT. Unilever Indonesia.

dr. H. DarmansYaH Anggota Komite GCG

Beliau menyelesaikan studi di Fakultas Ke-dokteran Universitas Indonesia di Jakarta pada tahun 1967. Beliau merupakan perwira militer dari TNI Angkatan Laut dengan pang-kat terakhir yaitu Laksamana Muda TNI (pur-nawirawan). Berbagai jabatan baik di lingkun-gan militer dan di lingkunlingkun-gan kelembagaan Negara telah diemban selama hampir 34 tahun karirnya sebelum diangkat menjadi Komisaris PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Karir militer

tera-Profile of GCG Committee

At present, there are three capable individuals sit-ting at Kimia Farma GCG Committee where one of them acts as the Chairperson. Below are the profiles of the three members of the GCG com-mittee.

DanDossi matram Chairman GCG Committee

Dandossi Matram studied different subjects at several well-known institutions, such as in Seko-lah Tinggi Akuntansi Negara and at Economic Faculty of University of Indonesia specializing in Finance and Marketing. He has had several professional qualifications, such as Licensed Underwriter Representative by Bapepam. He was also Corporate Secretary for PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. in 2002. During his career, he has been active in several professional orga-nization, such as Masyarakat Profesional Mad-ani, Forum Corporate Governance Indonesia (FCGI), Asosiasi Emiten Indonesia and several well-known associations in the field of Indone-sian stock exchange. Before he was appointed Independent Commissioner of PT. Kimia Farma (Persero) Tbk., he was Corporate Affairs Man-ager of PT. Unilever Indonesia.

dr. H. DarmansYaH Member of GCG Committee

He finished his study at the Faculty of Med-icine, University of Indonesia in 1967. He was a military official for Indonesian Navy with his last rank being rear admiral (re-tired). Before he was appointed commis-sioner of PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. he has held various positions in the military as

pai periode tahun 2004.

armiarti t. wiBawanto Anggota Komite GCG

Gelar sarjananya berlatar belakang dua disiplin ilmu berbeda yaitu Ekonomi dan Hukum, ked-ua gelar itu beliau raih di Universitas Indone-sia. Sementara itu, gelar masternya pun ia raih di almamater yang sama dengan disiplin ilmu International Management. Sudah mengawali karirnya secara profesional sejak tahun 1980 di IIAPCO/MAXUS (perusahaan minyak Indonesia yang bermarkas di Dallas, Amerika Serikat). Be-liau pernah bekerja di berbagai perusahaan besar di Indonesia. Hingga pada akhirnya sekitar tahun 2000 beliau eksis sebagai Independent Consult-ing Business & Lecture di Fakultas Ekonomi Uni-versitas Indonesia.

Komite remunerisasi

Untuk melengkapi komite-komite dibawah de-wan ko misaris sebagaimana diamanatkan dalam

pelak-sanaan GCG maka akan dibentuk komite renumerasi pada triwulan I tahun 2009.

satuan Pengawasan intern (sPi) Profil sPi

tUtUY HUnariYat

Kepala Satuan Pengawasan Intern

Menyelesaikan pendidikan di Universitas Padja dja ran pada

jurusan Akuntansi tahun 1986. Mulai karirnya di Kimia Farma sebagai staff General Manager Unit Produksi kemudian Asis ten Manager Perenca-naan dan Pengendalian Keuangan, Manager Staff Corporate Secretary dan Manager Akuntansi Ko-rporat. Pada tanggal 1 Desember 2007 diangkat menjadi Kepala Satuan Pengawasan Intern.

Satuan Pengawasan Intern (SPI) PT. Kimia Far-ma (Persero) Tbk secara struktural bertang-gung jawab kepada Direktur Utama dan mem-punyai hubungan fung sional dengan Komite

ma (Persero) Tbk., he was one of the mem-bers of Senior Staff for Minister of L abors until 2004.

armiarti t. wiBawanto Member of GCG Committee

She holds two bachelor’s degrees in Econom-ics and Law, both of which she earned from University of Indonesia where she also earned her master’s degree in International Manage-ment. She began her career in 1980 working at HAPCO/MAXUS, an Indonesian oil com-pany headquartered in Dallas, United States.

Having worked in a number of big corpora-tions in Indonesia, she since 2000 has worked as Independent Consulting Business & Lec-ture at Faculty of Economics at University of Indonesia.

remuneration Committee

Remuneration Committee will be formed dur-ing the first quarter of 2009 as a means of help-ing Board of Commissioners in implementhelp-ing the Good Corporate Governance.

internal audit Unit (sPi) Profile of internal audit Unit

tUtUY HUnariYat Head of Internal Audit Unit

He completed his education at Padjadjaran University, majoring in Accountancy in 1986.

He started his career at Kimia Farma as staff General Manager of the production unit before landing a position as Assistant Manager of Fi-nancial Planning and Audit, followed by Man-ager Staff Corporate Secretary and Corporate Accounting Manager. On 1 December 2007 he was appointed Head of Internal Audit Unit.

Tata Kelola Perusahaan

Corporate Governance

Audit. SPI mempunyai visi menjadi Internal Audit yang profesional dan mitra manajemen yang independen dan terpercaya. Menjalankan fungsi pengawasan un-tuk memastikan bahwa pengendalian internal, manaje-men resiko, dan implemanaje-mentasi tata kelola perusahaan telah sesuai dengan ketentuan, serta memberikan jasa konsultasi sebagai katalisator untuk membantu mana-jemen.

Untuk dapat merealisasikan visi dan misi SPI, ditetap-kan 2 sasaran utama, yaitu:

1. Ketepatan dan keselarasan arah yang tertuang da-lam internal audit charter, kebijakan, prosedur dan pedoman audit.

1. Ketepatan dan keselarasan arah yang tertuang da-lam internal audit charter, kebijakan, prosedur dan pedoman audit.

Documento similar