• No se han encontrado resultados

DETERMINACIÓN DE SOLUCIONES EN EL DEPARTAMENTO DE RECURSOS HUMANOS EN LA MARCA TEXTIL JAVIMAR

Listen toSound File 043-02 – a conversation between Ibu Gah, the landlady at a student boarding house (rumah kos), and Ari, one of her student lodgers. Listen to Sound File and read the transcription until you have memorised the dialogue. Without looking at the transcription, try to say the Indonesian text out loud making sure that you understand everything and trying to re-member as much of the narrative as you can. Keep practising until you can say the Indonesian without error. Check this lesson’s vocabulary cards when you see a new word you don’t know.

Observe (among other things) how dulu and tadi are used, as well as mengapa and karena. Notice too that Ibu Gah “speaks down” to Ari using the second-person pronoun kamu, but Ari “speaks up” to Ibu Gah, addressing her with the more formal and respectful Ibu (shortened to Bu in the vocative).

ARI BU GAH

Selamat pagi, Bu. Sudah bangun, ya? Sudah, Ari. Sudah lama. Saya bangun tadi sebelum kamu. Biasanya saya bangun jam lima.

Aduh, pagi-pagi sekali, Bu. Mengapa Ibu

ba-ngun pagi-pagi? Karena saya sembahyang dulu, lalu saya keluar untuk berjalan-jalan.

O begitu. Ibu suka berjalan-jalan pada pagi

hari? Suka sekali. Biasanya saya berjalan sekeliling

taman. Saya suka duduk-duduk di taman untuk mendengarkan burung-burung.

Apakah banyak burung di taman? Banyak dan bermacam-macam. Ramai sekali mereka. O ya, Ari, tadi malam kamu pergi ke mana?

Saya pergi ke perpustakaan untuk belajar, Bu.

Lalu, saya pulang dan belajar lagi di kamar.

Tadi malam saya belajar sampai jam dua be-las.

Aduh! Sampai jam dua belas? Kenapa kamu belajar sampai tengah malam?

Karena saya mengambil mata kuliah hukum, Bu. Hukum cukup sulit.

Sulit? Mengapa?

Karena kami harus membaca banyak buku.

Juga kami harus belajar bahasa Belanda. Harus belajar bahasa Belanda? Mengapa?

Karena dulu orang Belanda berkuasa di Indo-nesia, dan mereka membuat undang-undang.

Kami harus tahu tentang undang-undang itu.

O begitu. Permisi dulu, ya Ari. Saya mau ke dapur sekarang untuk masak. Kamu mau makan apa?

Nasi putih dan ikan saja, Bu, seperti biasa. Baik. Biasanya kamu minum apa, Ari?

Kopi, Bu. Saya suka sekali minum kopi pada

pagi hari. O ya, Ari, apakah kamu mau membantu saya?

Halaman rumah cukup kotor. Apakah kamu bisa membersihkan halaman untuk saya?

Tentu saja bisa, Bu. Tetapi nanti siang saja, ki-ra-kira jam sebelas. Saya mau mandi dan ma-kan dulu.

Baik. Terima kasih banyak, Ari.

After having listened to the sound fle and read the transcription, do the memorization exercise for vocabulary practice below.

Read the dialogue out loud several times until the words come smoothly of your tongue in a relaxed, idiomatic way. Then cover up the left and right columns and read the middle column flling in the empty spaces from memory. If you can’t remember the word that should go in an empty space take a peek at the left hand column. When you can correctly read the narrative in the middle column cover up the left and middle columns and read the right hand column in the same way.

Selamat pagi, Bu. Sudah ba-ngun, ya?

Selamat _____, Bu. Sudah bangun, ya?

Selamat _____, Bu. Sudah ______, ya?

Sudah, Ari. Sudah lama.

Saya bangun tadi sebelum kamu. Biasanya saya bangun jam lima.

Sudah, Ari. Sudah ____. Saya bangun tadi sebelum ____.

Biasanya saya _____ jam lima.

Sudah, Ari. Sudah ____. Saya ______ tadi sebelum ____. Bi-asanya saya _____ jam ____.

Aduh, pagi-pagi sekali, Bu.

Mengapa Ibu bangun pa-gi-pagi?

Aduh, pagi-pagi sekali, Bu.

Mengapa Ibu _____ pagi-pa-gi?

Aduh, pagi-_____ sekali, Bu.

_______ Ibu _____ pagi-pagi?

Karena saya sembahyang dulu, lalu saya keluar untuk berjalan-jalan.

Karena saya _______ dulu, lalu saya keluar untuk berja-lan-______.

Karena saya _______ dulu, lalu saya _______ untuk ber-jalan-______.

O begitu. Ibu suka

ber-jalan-jalan pada pagi hari? O _____. Ibu suka

ber-jalan-jalan pada pagi _____? O _____. Ibu _______ ber-jalan-jalan pada pagi _____?

Suka sekali. Biasanya saya berjalan sekeliling taman.

Saya suka duduk-duduk di taman untuk mendengarkan burung-burung.

____ sekali. Biasanya saya berjalan sekeliling taman.

Saya suka duduk-duduk di ___ untuk mendengarkan bu-rung-______.

____ sekali. Biasanya saya berjalan sekeliling ______.

Saya suka duduk-duduk di ___ untuk _______ burung-______.

Apakah banyak burung di

ta-man? Apakah banyak burung di

_____? Apakah banyak _______ di

_____?

Banyak dan bermacam-ma-cam. Ramai sekali mereka. O ya, Ari, tadi malam kamu per-gi ke mana?

Banyak dan bermacam-_____. Ramai sekali mereka.

O ya, Ari, ____ malam kamu pergi ke mana?

Banyak dan bermacam-_____. ______ sekali mereka.

O ya, Ari, ____ malam kamu pergi ke _______?

Saya pergi ke perpustakaan untuk belajar, Bu. Lalu, saya pulang dan belajar lagi di ka-mar. Tadi malam saya belajar sampai jam dua belas.

Saya ____ ke perpustakaan untuk belajar, Bu. Lalu, saya pulang dan belajar lagi di ka-mar. Tadi _____ saya belajar sampai jam dua belas.

Saya ____ ke perpustakaan untuk ______, Bu. Lalu, saya ______ dan belajar lagi di ka-mar. Tadi _____ saya belajar sampai jam dua belas.

Aduh! Sampai jam dua be-las? Kenapa kamu belajar sampai tengah malam?

Aduh! Sampai jam dua be-las? Kenapa kamu ______

sampai tengah malam?

Aduh! _______ jam dua be-las? Kenapa kamu ______

sampai tengah ________?

Karena saya mengambil mata kuliah hukum, Bu. Hu-kum cukup sulit.

Karena saya mengambil mata kuliah ______, Bu. Hu-kum cukup sulit.

Karena saya ________ mata kuliah ______, Bu. Hukum cukup ________.

Sulit? Mengapa? Sulit? Mengapa? Sulit? ________?

Karena kami harus membaca banyak buku. Juga kami ha-rus belajar bahasa Belanda.

Karena kami harus _______

banyak buku. Juga kami ha-rus _____ bahasa Belanda.

________ kami harus _______

banyak buku. Juga kami ha-rus _____ bahasa _________.

Harus belajar bahasa

Belan-da? Mengapa? Harus belajar bahasa

Belan-da? ________? Harus belajar bahasa ________? ________?

Karena dulu orang Belanda berkuasa di Indonesia, dan mereka membuat undang--undang. Kami harus tahu tentang undang-undang itu.

Karena dulu orang Belanda berkuasa di _______, dan mereka membuat undang--undang. Kami harus _____

tentang undang-undang itu.

Karena ____ orang Belanda berkuasa di _______, dan mereka _______ undang-un-dang. Kami harus _____ ten-tang undang-undang itu.

O begitu. Permisi dulu, ya Ari. Saya mau ke dapur se-karang untuk masak. Kamu mau makan apa?

O begitu. Permisi dulu, ya Ari. Saya mau ke ______ se-karang _____ masak. Kamu mau makan apa?

O begitu. _______ dulu, ya Ari. Saya mau ke ______ se-karang _____ masak. Kamu mau _______ apa?

Nasi putih dan ikan saja, Bu,

seperti biasa. Nasi putih dan ikan saja, Bu,

seperti ______. Nasi ______ dan ____ saja, Bu, seperti ______.

Baik. Biasanya kamu minum

apa, Ari? Baik. Biasanya _____ minum

apa, Ari? _______. Biasanya _____

mi-num apa, Ari?

Kopi, Bu. Saya suka sekali minum kopi pada pagi hari.

Kopi, Bu. Saya suka sekali minum kopi _____ pagi hari.

Kopi, Bu. Saya ____ sekali minum kopi ______ pagi hari.

O ya, Ari, apakah kamu mau membantu saya? Halaman rumah cukup kotor. Apakah kamu bisa membersihkan halaman untuk saya?

O ya, Ari, apakah kamu mau _______ saya? Halaman ru-mah cukup kotor. Apakah kamu bisa membersihkan _______ untuk saya?

O ya, Ari, apakah kamu mau _______ saya? Halaman ru-mah cukup ______. Apakah kamu bisa membersihkan _______ untuk _______?

Tentu saja bisa, Bu. Tetapi nanti siang saja, kira-kira jam sebelas. Saya mau mandi dan makan dulu.

Tentu saja bisa, Bu. Tetapi nanti ______ saja, kira-kira jam sebelas. Saya mau man-di dan _______ dulu.

Tentu saja ______, Bu. Tetapi nanti ______ saja, kira-kira jam sebelas. Saya mau ________ dan _______ dulu.

Baik. Terima kasih banyak,

Ari. Baik. Terima _____ banyak,

Ari. Baik. Terima _____ _____, Ari.

Documento similar